Punya usaha sendiri adalah idaman banyak orang, kalau tidak ingin dikatakan idaman semua orang. Alasan yang paling masuk akal adalah karena semua orang ingin kaya raya dan punya penghasilan dari usaha sendiri. Alasan yang lain menurut saya adalah karena pada dasarnya manusia itu suka dengan kemerdekaan dan senang menjadi boss (debatable zihh...).
Percayalah, merdeka itu menyenangkan dan membahagiakan. Bisnis sendiri itu artinya mengangkat diri sendiri jadi Boss dan merdeka menentukan apa yang harus dilakukan. Walaupun ada pasang surutnya, tapi itulah indahnya berbisnis. Ibarat kata orang, 'kalau takut dihempas gelombang, jangan berumah di tepi pantai'. Begitu seseorang masuk ke dunia bisnis, artinya ia harus siap dengan segala amuk redam dan indahnya jagad bisnis.
So, bisnis apa sih yang harus saya tekuni? Atau, bisnis apakah yang paling cocok dengan saya?
Yuuk, kita simak tips berikut ini.
1. Bangunlah bisnis berdasarkan apa yang anda sukai atau senangi.
Dalam dunia usaha itu pasti ada untung dan rugi. Adakalanya usaha yang kita lakukan menghasilkan keuntungan yang besar, ada kala kecil. Tapi ada pula masanya usaha kita mengalami kerugian. Terkadang kita sudah berusaha semaksimal mungkin dengan segala trik dan kemampuan yang kita miliki, tapi tetap saja hasil atau keuntungan yang didapat tidak seperti yang diharapkan.
Hal ini pasti menguras emosi dan tenaga. Untuk pemain baru dalam dunia bisnis, kebanyakan akan menyerah dan berhenti berbisnis. Di saat itulah dibutuhkan mental yang kuat. Mental bisnis cenderung stabil jika bisnis yang ditekuni ada di bidang yang disenangi.
Seorang penyuka dan seniman kaligrafi akan terus menghasilkan karya kaligrafi meskipun karya yang dihasilkannya dihargai murah atau tidak kunjung dibeli orang. Begitu juga seseorang yang senang merangkai karangan bunga akan terus merangkai bunga meskipun pasar rangkaian bunga sedang lesu peminat.
Dunia bisnis penuh dengan persaingan. Pebisnis baru yang artinya pesaing baru terus tumbuh dan datang. Untuk memenangkan persaingan dan tetap eksis dibutuhkan kerja keras, kreativitas dan inovasi. Bisa jadi pebisnis akan mengalami kesulitan mengembangkan kreativitas dan inovasi jika bisnis yang ia tekuni bukan bidang yang disenanginya. Sebaliknya, kreativitas dan inovasi akan lebih mudah berkembang di tangan penyukanya. Ide-ide baru akan terus muncul untuk mengembangkan bisnisnya.
Bersambung...


